Tampilkan postingan dengan label AC Milan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AC Milan. Tampilkan semua postingan

Seedorf Lebih Memilih Milan Kalah 1-7 Gelandang senior Belanda itu sulit menerima penalti kedua yang didapat Barcelona.

Clarence Seedorf menghadang Lionel Messi 

Kekalahan 1-3 dari Barcelona menyisakan kekecewaan mendalam bagi seluruh punggawa AC Milan. Gelandang senior Milan, Clarence Seedorf sulit menerima penalti kedua yang didapat tim besutan Pep Guardiola tersebut.

Pada laga leg 2 perempat final Liga Champions, Selasa 3 April 2012, Lionel Messi mencetak dua gol lewat titik penalti. Pemberian penalti kedua menuai kontroversi lantaran bek Milan, Alessandro Nesta, yang menarik baju Sergio Busquets, juga dilanggar kapten Barca, Carles Puyol.

“Saya bertanya kepada wasit untuk klarifikasi tentang penalti, dan jawaban dia justru mengeluarkan kartu kuning,” kata Seedorf seperti dikutip dari Football Italia, Rabu 4 April 2012.

“Saya bertanya lagi setelah pertandingan dan dia mengatakan, kedua pemain sebelumnya saling memegang. Itu membuat saya marah. Saya lebih baik kalah 1-7 daripada seperti ini. Meskipun kami tidak kalah karena penalti, setidaknya itu mengubah psikologi permainan,” sesalnya.

Pada laga leg 1 di San Siro, Milan mampu menahan imbang Barca tanpa gol. Peluang I Rossoneri melangkah ke semifinal kian terbuka, ketika Antonio Nocerino menyamakan kedudukan 1-1 di laga dini hari tadi. Namun, nyatanya, gol penalti kedua Messi dan gol Andres Iniesta memastikan kemenangan Barca.

“Kami mengerahkan segalanya dalam kedua pertandingan. Sungguh memalukan di mana kami bisa meraih hasil lebih baik di laga kandang. Tapi, masih ada Liga Italia yang harus kami mainkan. Lihat saja bagaimana hasilnya di akhir musim nanti,” tutur gelandang asal Belanda itu.

Milan saat ini masih memimpin klasemen Serie A dengan raihan 64 poin, atau unggul hanya dua poin dari Juventus di peringkat 2. Seedorf dan kawan-kawan bertekad memaksimalkan 8 pertandingan tersisa demi mempertahankan gelar Scudetto.

Homepage: http://bola.vivanews.com/

Akhirnya Duel Sengit Milan-Barca Berakhir Imbang dengan score kacamata 0-0

Di laga ini, Abbiati tampil cemerlang dengan menggagalkan sejumlah peluang emas Barca.

AC Milan menahan imbang tanpa gol Barcelona di laga leg pertama babak perempat final Liga Champions di San Siro,

 Rabu, 28 Maret 2012 (Kamis dinihari WIB). Tampil di hadapan publik sendiri, Milan gagal mendominasi laga.

Kendali permainan justru berhasil diambil alih Barca yang tampil agresif. Meski demikian, Milan mampu bermain efektif dengan mengandalkan serangan balik cepat yang cukup merepotkan tamu.

Memulai laga, Milan sempat tampil menggebrak dan nyaris membuka keunggulan di menit 2 lewat tendangan first time Robinho. Sayang, Milan justru gagal mempertahankan irama pertandingan. Barca memanfaatkan situasi ini dengan mengambil alih kendali permainan sekaligus mendominasi penguasaan bola.

Tekanan Barca yang dimotori Lionel Messi mampu membuat lini belakang Milan bekerja keras mengamankan area pertahanan. Beberapa kali skuad Azulgrana dapat menembus barisan pertahanan Milan. Namun masih bisa dipatahkan oleh penampilan efektif Alessandro Nesta Cs. Hingga babak pertama berakhir, kedudukan masih imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Rossoneri mampu mengimbangi permainan Barca. Laga pun lebih banyak berkutat di tengah lapangan. Duel sengit ditunjukkan kedua tim. Sayang, pukulan telak menerpa kubu tuan rumah di menit 74. Nesta harus ditarik keluar lapangan karena cedera. Posisi Nesta digantikan oleh Djamel Mesbah.

Kehilangan sosok Nesta, mempengaruhi pertahanan Milan. Di menit 76, Barca nyaris membuka keunggulan lewat sontekan Messi yang menerima umpan Alves. Beruntung masih bisa ditepis Cristian Abbiati. Satu menit berselang, giliran sundulan Carlos Puyol yang mengancam gawang Milan. Namun sundulan Puyol masih melebar ke sisi kiri gawang Milan.

Di laga ini, Abbiati tampil cemerlang dengan menggagalkan sejumlah peluang emas Barca. Salah satunya saat menghalau sontekan Messi di menit 87 yang lolos dari kawalan bek Milan. Alhasil, skuad besutan Pep Guardiola itu pun cukup kesulitan memecah kebuntuan. Hingga pertandingan berakhir, kedudukan imbang tanpa gol.

Susunan Pemain

AC Milan: Christian Abbiati; Alessandro Nesta (Djamel Mesbah, 75'), Philippe Mexes, Luca Antonini, Daniele Bonera; Massimo Ambrosini, Kevin-Prince Boateng (Urby Emanuelson, 67'), Clarence Seedorf, Antonio Nocerino; Zlatan Ibrahimovic, Robinho (Stephan El Shaarawy, 52')

Barcelona: Victor Valdés; Javier Mascherano, Gerard Piqué, Carles Puyol, Dani Alves; Sergio Busquets, Seydou Keita, Xavi; Andrés Iniesta (Cristian Tello, 65'), Alexis Sánchez (Pedro, 76'), Lionel Messi

Homepage: http://bola.vivanews.com/ 

Sudah yakin kah? Bisa mengatasi milan " Ayah ARKA "

Lionel Messi (kanan) rayakan gol bunuh diri Van Bommel 

Silva: Milan Harus Kerja Keras Hentikan Messi
"Messi adalah pemain spesial, tentunya striker terbaik yang pernah saya hadapi."

AC Milan akan menghadapi tugas berat untuk menghentikan mega-bintang Barcelona, Lionel Messi, saat kedua tim bertemu pada leg pertama perempat final Liga Champions di San Siro, Rabu 28 Maret 2012 (Kamis dini hari WIB).

Hal tersebut diungkapkan bek Milan, Thiago Silva, yang dipastikan absen pada laga nanti karena cedera. Silva menilai meski timnya sudah menghadapi Barcelona di babak grup, namun Milan masih harus bekerja keras untuk bisa menghentikan Messi.

"Messi adalah pemain spesial, tentunya striker terbaik yang pernah saya hadapi hingga saat ini. Tapi, untuk membandingkan pemain dari generasi berbeda, tentunya sulit. Yang saya tahu, dia pemain spektakuler, dan sudah menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang masa," ujar Silva seperti dilansir situs resmi FIFA.

Pada babak grup, Milan sukses menahan imbang 2-2 Barcelona di Camp Nou, dan kemudian tumbang 1-2 di San Siro. Silva berharap di perempat final ini I Diavolo Rosso mendapat hasil yang lebih positif melawan Barcelona.

"Kami harus optimistis. Kami tahu betapa kuatnya mereka dan menghormati mereka, tapi kami juga klub yang kuat dan memiliki banyak gelar Eropa. Banyak pihak melihat Barcelona sebagai favorit, itu normal. Semuanya tergantung kami untuk membuktikan diri apa yang kami mampu lakukan," tegas Silva.

"Fakta bahwa kami pernah bermain di babak grup menjadi nilai plus. Saya tidak tahu apakah Barcelona takut menghadapi kami, yang terpenting adalah kami memainkan sepakbola kami sendiri," tuntas Silva.

Homepage: http://bola.vivanews.com/ 

20 Maret, Milan Ingin Balas Juventus Juventus dan Milan akan bertemu dalam leg kedua semifinal Coppa Italia pada 20 Maret 2012.



 Persaingan antara Juventus dan AC Milan akan terus berlanjut. Setelah pekan lalu bentrok di ajang Serie A, kedua tim akan kembali bertemu dalam semifinal Coppa Italia.

Jadwal semifinal Coppa Italia leg kedua sudah ditentukan. Berdasarkan laporan Football Italia, laga Juve-Milan akan dilangsungkan Selasa, 20 Maret 2012. Pertandingan ini akan berlangsung di Juventus Stadium pukul 20.45 waktu setempat.

Dalam leg pertama pada 8 Februari di San Siro, Juventus berhasil mengalahkan Milan dengan skor 2-1. Dua gol Juventus dicetak oleh Martin Caceres menit 53 dan 83. Sedangkan gol balasan Milan dipersembahkan oleh Stephan El Shaarawy menit 62.

Semifinal lainnya akan mempertemukan Napoli dan Siena di San Paolo. Pertandingan ini dijadwalkan pada 21 Maret 2012. Di leg pertama, Siena sukses mengalahkan Napoli 2-1.

Laga final Coppa Italia 2011-12 akan berlangsung di Stadion Olimpico Roma pada 20 Mei 2012. Namun jika salah satu peserta lolos ke partai final Liga Champions, maka final akan diselenggarakan pada 23 Mei 2012.
Homepage: http://bola.vivanews.com/ 

Tanpa Ibra, Milan Bisa Andalkan Pato Robinho menilai peran Pato akan penting bagi Milan saat melawan Juventus.


Absennya Zlatan Ibrahimovic saat AC Milan melawan Juventus, Sabtu 25 Februari 2012 (Minggu dini hari WIB), tidak membuat Robinho panik.

Striker internasional Brasil itu menegaskan Milan bisa mengandalkan kompatriotnya, Alexandre Pato.

Ibrahimovic dipastikan absen membela Milan saat melawan Juventus di San Siro setelah banding I Rossoneri ditolak Lega Calcio. Striker tim nasional Swedia itu masih harus menjalani sanksi larangan bermain karena tindakannya menampar pemain Napoli Salvatore Aronica.

Selama ini, Milan mengandalkan Ibrahimovic untuk membobol gawang lawan, itu terlihat dari torehan 15 gol dari 19 laga yang diciptakan mantan pemain Inter Milan dan Ajax Amsterdam tersebut. Namun, Robinho menilai Milan tetap bisa mengandalkan Pato saat melawan Ibrahimovic.

Pato sendiri baru mencetak satu gol dari sepuluh pertandingan musim ini, namun Robinho yakin striker yang dijuluki 'Si Bebek' itu bisa menggantikan peran Ibrahimovic.

"Dia (Pato) fenomenal. Sebagai pesepakbola, ada masa ketika semuanya berlangsung buruk, itu juga terjadi kepada saya. Tapi, pelatih Massimiliano Allegri, tidak memberi kepercayaan kepada saya dan saya mampu memperbaiki permainan," ujar Robinho seperti dilansir Football Italia.

Laga Milan melawan Juventus dianggap banyak pihak sebagai penentu Scudetto musim ini. Robinho tidak memungkiri pertandingan melawan I Bianconeri sangat penting buat Milan, tapi lebih kepada sisi psikologis.

"Jika kami bermain seperti Milan, maka kami tidak bisa dihentikan. Pertandingan melawan Juventus akan sangat penting, lebih kepada sudut pandang psikologis, daripada peringkat di klasemen liga," tutup Robinho.
Homepage: http://bola.vivanews.com/

Robinho Ingin 10 Tahun Lagi di AC Milan Kontrak pemain asal Brasil itu akan berakhir pada Agustus 2014.


Robinho sangat bangga menjadi salah satu penyerang andalan AC Milan saat ini. Pemain internasional Brasil itu bahkan masih ingin membela I Rossoneri hingga 10 tahun ke depan.

Robinho bergabung dengan Milan di akhir musim 2010-11, tepatnya 31 Agustus 2010. Setelah ia menjalani masa pinjaman di Santos, Manchester City memutuskan untuk melepasnya dengan harga transfer £15 juta atau sekitar Rp210 miliar.

Kala itu, Robinho sepakat menandatangani kontrak berdurasi 4 tahun yang disodorkan Milan. Meski kontraknya akan kadaluarsa di akhir musim 2013-14, pemain 28 tahun itu mengutarakan keinginan untuk bertahan di San Siro lebih lama lagi.

“Saya sangat bahagia di Milan. Jika keputusan di tangan saya, maka saya ingin bertahan di sini untuk 10 tahun lagi,” ujar Robinho seperti dikutip dari Tribal Football, Jumat 24 Februari 2012.

Di musim pertama bersama Milan, Robinho mempersembahkan 14 gol di kancah Serie A. Sedangkan musim ini, mantan pemain Real Madrid itu baru membukukan empat gol dari 19 pertandingan. Terakhir, ia menyarangkan satu gol ke gawang Cesena untuk kemenangan 3-1 I Rossoneri. (one)
Homepage: http://bola.vivanews.com/

Tinggalkan Inter, Muntari Kini Memuja Milan “Apakah saya berada di tim terbaik di Italia? Tidak, saya di tim terbaik di dunia."


Gelandang baru AC Milan, Sulley Muntari mengaku senang bisa bergabung dengan Rossoneri. Muntari menyeberang dari Inter Milan ke AC Milan dengan status pinjaman pada bursa transfer Januari lalu.

Ini merupakan kali pertama Muntari berbicara kepada media sebagai pemain baru AC Milan. Pemain 27 tahun ini baru saja membela Ghana di Piala Afrika 2012 dan membawa negaranya finish di posisi keempat.

“Saya sangat senang bisa pindah dari Inter ke Milan. Ini luar biasa dan sebuah langkah maju dalam karir saya. Tim ini unik, salah satu tim terbaik di dunia,” ujar Muntari seperti dilansir Football Italia, Jumat 17 Februari 2012.

“Saya datang dengan antusiasme tinggi untuk melakukan yang terbaik dan menang. Saya akan melakukan pekerjaan saya dan pelatih yang akan memutuskan di mana saya bermain, namun saya benar-benar siap."

“Apakah saya berada di tim terbaik di Italia? Tidak, saya di tim terbaik di dunia,” lanjut mantan pemain Udinese ini.

Di Milan, Muntari akan mengenakan kostum bernomor punggung 14, untuk menghormati mantan pemain Milan, George Weah. Sebab, Weah telah menghabiskan 14 tahun dalam karir profesionalnya.
Homepage: http://bola.vivanews.com/

Silva: The Gunners Bukan Cuma Van Persie Mohammad Resha Pratama - detikSport


Milan - Robin van Persie jelas jadi momok untuk barisan belakang AC Milan yang dikawal Thiago Silva. Tak ingin meremehkan The Gunners, Silva menyebut lawannya tersebut masih punya segudang pemain berbahaya lainnya.

Van Persie tak pelak adalah mesin gol Arsenal saat ini dengan tak henti-hentinya gol hadir dari kaki serta kepalanya. Total sudah 28 gol dari 32 penampilannya musim ini.

Maka Van Persie jelas akan jadi andalan saat Arsenal menyambangi San Siro, Kamis (16/2/2012) dinihari WIB, untuk melakoni leg I Babak 16 besar Liga Champions kontra Milan.

Milan tentunya butuh kemenangan demi meraih tiket lolos ke perempatfinal karena leg 2 akan digelar di Emirates Stadium dan itu akan jadi tugas yang sulit jika saja tak bisa meraih hasil maksimal di kandang ini.

Boleh jadi Rossoneri akan berkonsentrasi penuh pada Van Persie karena "cara mudah" untuk mengalahkan Arsenal adalah dengan mematikan striker asal Belanda itu. Tapi Silva tak sependapat dengan hal itu.

Bek asal Brasil itu menilai jika Arsenal punya skuad yang mumpuni dan mampu merepotkan Milan, seperti yang mereka lakukan pada tahun 2008 lalu.

Para pemain seperti Aaron Ramsey, Theo Walcott atau tentunya Thierry Henry, pesepakbola Prancis yang punya rekor bagus di stadion berkapasitas 85 ribu lebih tempat duduk itu.

"Arsenal adalah tim hebat dan kami harus mewaspadai semua pemain, tak hanya Van Persie. Kami akan mengawasi semua pemain mereka karena semuanya berkualitas," tutur Silva di Football Italia.

"Jika Anda hanya membicarakan satu pemain hari ini, lalu besok akan ada pemain lain yang muncul di headline - kami harus mewaspadai setiap pemain Arsenal," pungkasnya.
Homepage: http://sport.detik.com/

Pada Ibra Milan Berharap


Milan - Dengan apa yan sudah diberikan sepanjang musim ini, Zlatan Ibrahimovic jadi senjata andalan AC Milan untuk menjebol gawang lawan. Termasuk saat menjamu Arsenal di babak 16 besar Liga Champions.

Di Seri A saja, sudah 15 gol dibuat Ibra untuk Milan. Jumlah tersebut menjadikan dia top skorer sementara Rossoneri, unggul jauh atas Antonio Nocerino di posisi kedua yang sudah melesakkan tujuh gol.

Kontribusi besar tersebut membuat Rossoneri disebut sangat tergantung pada keberadaan striker asal Swedia itu. Kondisi yang secara tak langsung diakui Massimiliano Allegri jelang menjamu Arsenal di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Meski sang pemain sudah menyatakan tak lagi terobsesi dengan titel Liga Champions, Allegri menaruh harapan besar padanya untuk bisa membantu Milan meraih kejayaan di Eropa.

"Ibra tak pernah menyerah, bahkan saat latihan. Liga Champions bukan lagi obsesi buatnya. Dia tetap tenang, dia dalam performa yang baik, bagus secara fisik dan mental. Dia akan menjalani pertandingan yang hebat besok," sahut Allegri di Football Italia.

Setelah dihantam badai cedera, Milan akan kembali diperkuat beberapa pilarnya untuk laga tersebut. Selain Alexandre Pato, nama lain yang akan kembali adalah Kevin Prince Boateng dan Alessandro Nesta.
Homepage: http://sport.detik.com/

Tiga Pilar Kembali Perkuat Milan Pekan ini, Milan akan menghadapi Arsenal di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions


Kabar gembira mewarnai kubu AC Milan jelang laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions pertengahan pekan ini menghadapi Arsenal. Sejumlah pilar Rosoneri telah pulih dari cedera dan siap diturunkan dalam laga tersebut.

Seperti dilansir Football Italia, tiga pilar Milan, Alexandre Pato, Kevin-Prince Boateng dan Alessandro Nesta mulai menjalani latihan bersama pada Minggu, 12 Februari 2012. Sementara Mario Yepes dan Alberto Aquilani hari ini mulai menjalani latihan terpisah.

Sebelumnya, Pato harus absen membela Milan sejak pertengahan Januari lalu. Cederanya kembali kambuh saat dirinya memperkuat Milan kala menaklukkan Novara 2-1 di ajang Coppa Italia pada Kamis, 19 Januari 2012.

Begitupula dengan Boateng yang harus absen sejak awal Januari lalu, setelah mengalami cedera otot saat Milan ditaklukkan Internazionale. Sementara Nesta absen sejak awal Februari lalu.

Kembalinya tiga pemain penting Milan ini tentu saja disambut gembira Allenatore Milan, Massimiliano Allegri. Pasalnya Setan Merah berambisi menaklukkan Arsenal demi menjaga peluang di Liga Champions musim ini.
Homepage: http://bola.vivanews.com/

Tekuk Udinese, Milan Lengserkan Juventus Milan untuk sementara melengserkan Juventus di puncak klasemen Serie A.


AC Milan sukses membungkam Udinese 2-1 dalam lanjutan Serie A di Stadio Friuli, Minggu, 12 Februari 2012. Meski sempat tertinggal terlebih dahulu, Rossoneri mampu membalikkan keadaan di babak kedua dengan mencetak dua gol.

Dengan kemenangan ini, untuk sementara Milan melengserkan posisi Juventus di puncak klasemen Serie A. Tiga poin yang diraih Setan Merah membuatnya kini mengantongi 47 poin atau unggul dua poin dari Juventus yang turun ke posisi kedua. Juventus sendiri masih menyisakan dua laga tunda, menghadapi Parma dan Bologna.

Memulai babak pertama, Milan langsung mengambil inisiatif serangan. Namun rapatnya barisan pertahanan tuan rumah menyulitkan skuad Setan Merah untuk menciptakan peluang. Setan Merah justru kecolongan terlebih dahulu di menit 19.

Serangan balik cepat Udinese tidak mampu diantisipasi oleh lini pertahanan Milan. Striker Udinese, Antonio Di Natale mampu memaksimalkan sodoran Gelson Fernandes dan langsung merobek jala Setan Merah. Tertinggal satu gol, membuat Milan semakin gencar melancarkan serangan. Tapi tidak ada peluang emas tercipta hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan serangan silih berganti. Meski Milan mampu mendominasi laga, namun serangan balik Udinese kerap merepotkan lini pertahanan Setan Merah. Bahkan kiper Milan, Marco Amelia harus jatuh bangun untuk mengamankan gawangnya dari gempuran kubu tuan rumah.

Untuk menambah daya gedor di lini depan, Allenatore Milan, Massimiliano Allegri menambah striker dengan memasukkan Maxi Lopez yang menggantikan Nocerino Antonio di menit 66. keputusan Allegri tepat. Pemain yang baru didatangkan ke Milan Januari ini mencetak gol penyeimbang saat laga memasuki menit 77.

Berawal dari sepak keras Stephan El Saarawy dari luar kotak penalti yang tidak dapat ditepis dengan sempurna oleh Samir handanovic. Maxi yang berdiri bebas di area terlarang langsung menyambar bola liar yang mengarah kepadanya.

Menit 85, Milan berbalik unggul. Maxi Lopez yang lolos dari perangkap offside langsung memberikan umpan silang kepada El Shaarawy yang telah menunggu di depan gawang.

Meski di tengah kawalan bek Udinese, striker keturunan Mesir itu mampu melepaskan tendangan terukur ke kiri gawang Udinese dan tidak terjangkau oleh Handanovic. Hingga laga usai, kedudukan 2-1 untuk keunggulan Milan.

Susunan Pemain:

Udinese: Samir Handanovic; Danilo, Maurizio Domizzi, Medhi Benatia; Gelson Fernandes, Mauricio Isla (Giovanni Pasquale, 61'), Michele Pazienza (Gabriel Torje, 88'), Pablo Armero, Dusan Bašta; Antonio Di Natale, Almen Abdi

AC Milan: Marco Amelia; Thiago Silva, Philippe Mexes, Djamel Mesbah, Ignazio Abate; Massimo Ambrosini, Clarence Seedorf, Antonio Nocerino (Maxi Lopez, 66'), Urby Emanuelson; Robinho (Daniel Bonera, 88'), Stephan El Shaarawy
Homepage: http://bola.vivanews.com/

Allegri Tuntut Kebangkitan Rossoneri Pada akhir pekan ini, Milan akan menghadapi cobaan berat lagi, yakni Udinese.


AC Milan menderita dua kekalahan dari lima laga terakhir di Serie A. Pelatih Rossoneri Massimilano Allegri menuntut Robinho dan kawan-kawan untuk segera bangkit dari keterpurukan ini.

Rossoneri menghadapi Inter Milan, Novarra, Cagliari, Lazio, dan Napoli dalam lima laga Serie A terakhir. Milan tumbang di tangan Inter dan Lazio. Mereka juga hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan Napoli pekan lalu. Pada pertengahan pekan ini, Milan juga sempat dihajar 1-2 oleh Juventus di Coppa Italia.

"Saya rasa Milan tidak mengalami krisis. Kami masih berada dalam jalur perebutan gelar juara di semua kompetisi, meski Juventus lebih dekat ke final Coppa Italia daripada kami," kata Allegri seperti dilansir Football Italia.

"Memang berat membuat prediksi, tapi yang terpenting adalah mengoleksi poin penuh lagi. Kami mengalami dua kekalahan dari lima pertandingan terakhir, dan perlu meningkatkan hasil pertandingan kami," ucapnya.

Pada akhir pekan ini, Milan akan menghadapi cobaan berat lagi, yakni Udinese. Antonio Di Natale dan kawan-kawan bukanlah lawan enteng. Sebab, mereka saat ini bertengger di peringkat empat klasemen sementara Serie A.

"Ini akan menjadi sebuah pertandingan yang sangat berat. Kami harus sedikit bersabar. Kami harus berhati-hati, baik dalam menyerang maupun bertahan. Jika terganggu dalam sebuah momen, kami akan mengalami kesulitan," ujar mantan pelatih Cagliari tersebut.
Homepage: http://bola.vivanews.com/

Lawan Napoli, Milan Tidak Diperkuat Nesta Nesta mengalami cedera otot saat menjalani sesi latihan.



VIVAbola - Kabar buruk kembali melanda kubu AC Milan. Jelang laga sengit menghadapi Napoli akhir pekan ini, Rossoneri harus kehilangan benteng tangguh andalannya, Alessandro Nesta.

Bek veteran berusia 35 tahun ini mengalami cedera otot saat menjalani sesi latihan. Cederanya Nesta menambah panjang daftar pemain yang cedera di kubu Milan. Kondisi ini diyakini bakal memusingkan Allenatore Massimiliano Allegri.

Nesta bergabung dengan sejumlah pemain Milan yang tengah menjalani pemulihan seperti Kevin-Prince Boateng, Mathieu Flamini, Antonio Cassano, Mario Yepes, Alberto Aquilani, Gennaro Gattuso, Alexandre Pato, Alexander Merkel dan Rodney Strasser.

Allegri pun diperkirakan terpaksa mempercayakan Antonio Bonera dan pemain Primavera Milan, Rodrigo Ely di jantung pertahanan saat menghadapai Napoli. Bahkan badai cedera juga membuat Milan harus menurunkan gelandang belia yang baru berusia 16 tahun, Bryan Cristante.

Berikut perkiraan susunan pemain yang akan diturunkan Milan saat menjamu Napoli seperti dilansir Football Italia:

Skuad AC Milan: Abbiati, Amelia, Abate, Antonini, Bonera, Ely, Mesbah, Mexes, Thiago Silva, Zambrotta, Ambrosini, Cristante, Emanuelson, Nocerino, Seedorf, Van Bommel, El Shaarawy, Ibrahimovic, Maxi Lopez , Robinho
Homepage: http://bola.vivanews.com/