Tampilkan postingan dengan label VideoPost. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label VideoPost. Tampilkan semua postingan

VIDEO: Gempa 8,5 SR Goyang Aceh Gempa hari ini mengingatkan warga pada gempa yang melanda Aceh tahun 2004.

Potensi tsunami akibat gempa berkekuatan 8,5 Skala

Gempa berpusat di 434 kilometer barat daya Meulaboh, Aceh terjadi hari ini pukul 15.38 WIB. Gempa ini mengingatkan warga pada gempa yang terjadi pada 2004.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini berpotensi tsunami. Potensi bencana ini menyasar pesisir barat Pulau Sumatera mulai dari pesisir Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung.

Dalam video, terlihat lampu hias di sebuah kantor masih bergoyang saat kru tvOne sedang meliput Pemilukada di Aceh. Warga berusaha menyelamatkan

diri mereka dengan menjauh dari gedung-gedung.  Klik tautan ini untuk melihat video.

Pada 2004, Aceh digoyang gempa sampai 9 SR yang kemudian disusul tsunami yang menyapu Aceh. Bencana ini terjadi pada 26 Desember 2004.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) warga sudah bergerak ke tempat-tempat tinggi karena BMKG sudah mengeluarkan potensi tsunami.



"Informasi dari Aceh, gempa dirasakan sangat keras. Listrik mati. Jalan macet menuju tanah yang tinggi, suara sirine, dan suara adzan bergema," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo.
Homepage: http://nasional.vivanews.com 

VIDEO: Reinkarnasi Vespa Lawas Vespa 946 memadukan unsur klasik dan masa depan.

Vespa 946

Para penggemar skuter asal Italia, Vespa, bisa kembali bernostalgia. Piaggio kembali membuat ulang generasi Vespa pertamanya, yang lahir pada tahun 1946.

Dilansir Motorcycle, Senin 26 Maret 2012, Vespa 946 telah masuk jalur produksi dan akan diluncurkan akhir 2012 di Amerika Utara sebagai model 2013.

Vespa 946 pertama kali diperkenalkan di ajang EICMA 2011 lalu sebagai motor konsep Quarantasei. Pemilihan angka 46 ini sendiri yakni mewakili tahun 1946 ketika Vespa tersebut pertama kali mulai di produksi.

Dari segi desain, Vespa 946 memadukan unsur klasik dan masa depan. Buritan bulat khas tawon tetap dipertahankan, begitu juga dengan desain lampu, spakbor dan pijakan kaki, yang sengaja dibuat mirip Vespa lawas.

Namun, sentuhan futuristik terlihat dibagian jok, yang menjadikan skuter ini semakin elegan dan mewah. Lihat videonya di sini.

Beralih ke dapur pacunya, Vespa 46 ini dipersenjatai mesin 4 tak, 125 cc satu silinder, lengkap dengan pendingin udara. Mesin yang sudah dilengkapi dengan injeksi bahan bakar ini diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga 8,7 kW di 8.250 rpm.

Sedang untuk versi 150 cc, diyakini mampu memiliki tenaga 9,7 kW di 8.000 rpm.

Homepage: http://otomotif.vivanews.com/ 

VIDEO: Cuaca Ekstrem Landa Jakarta Pada masa transisi ini angin kencang akan berhembus di lima wilayah ibukota.

Kabut Tebal Selimuti Jakarta 
Jakarta mulai memasuki musim pancaroba. Pada masa transisi ini angin kencang akan berhembus di lima wilayah ibukota. Di Jakarta Selatan, hujan lebat masih berpotensi di malam hari hingga beberapa hari kedepan.

Deputi Kepala BMKG Bidang Meteorologi Tuamin Mulyono, mengatakan wilayah yang dilewati badai tropis, kecepatang angin bisa mencapai 120 Km perjam. Warga ibu kota diminta tetap waspada karena cuaca buruk ini bisa terjadi kapan saja, baik pagi, siang, sore, atau malam.

"Angin kencang dapat terjadi karena adanya awan komolonimbus yang dapat menyebabkan hujan disertai angin kencang. Pada umumnya sebelum hujan lebat diawali angin kencang berkecepatan 35-50 Km perjam," kata Tuamin. Lihat videonya di sini

Data dari BMKG, suhu udara di Jakarta saat ini mencapai 24-32 derajat celsius. Dengan kelembaban antara 58-89 persen.




Homepage: http://video.vivanews.com/

VIDEO: Serangan Serangga Tomcat di Surabaya Tercatat sudah ada 48 orang pasien dirawat di tujuh puskesmas.

Serangga Tomcat 

Dinas kesehatan terus menekan serangan serangga jenis Tomcat dengan cairan pembasmi serangga ke sejumlah lokasi di Surabaya, Jawa Timur, yang menjadi daerah penyebaran serangga itu.

Tindakan itu diambil karena jumlah masyarakat yang mengalami gatal-gatal pada kulit akibat cairan toksin yang dikeluarkan serangga itu terus bertambah.

Penyemprotan dilakukan menggunakan non insektisida atau non kimia. Terdiri atas campuran daun limbo, daun sereh, dan lengkuas ditumbuk kemudian sarinya dicampur air sekitar 10 liter.

Dinas Kesehatan Kota Surabaya mencatat sudah ada 48 orang pasien dari tujuh puskesmas yang mengeluh gatal-gatal dan kulit melepuh.

Dua pasien di Puskesmas Keputih, 11 di Puskesmas Kenjeran, 12 pasien dari apartemen East Cost Laguna Pakuwon City, dua pasien di Puskesmas Pakis, 13 pasien di Puskesmas Medokan Ayu, empat pasien di Pacar Keling, dan empat pasien di Sidotopo Wetan.

"Sejumlah puskesmas lainnya belum dilaporkan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Esty Martiana Rachmie, Selasa 20 Maret 2012.

Dari 48 pasien belum masuk kategori parah. Sementara itu, 11 pasien lainnya di Puskesmas Kenjeran sudah dinyatakan sembuh.

Penanganan medis dilakukan dengan memberi obat anti alergi. Pengaruh cairan itu akan berdampak alergi antara 12 sampai 36 jam. Sementara itu, untuk penyembuhan tergantung tingkat keparahannya.

Warga diminta untuk tidak panik dengan serangan ini. Masyarakat juga diminta melaporkan ke petugas jika menjumpai jenis Tomcat di daerahnya.

Guna menghindari agar tidak terkena toksin dari serangga Tomcat, disarankan untuk tidak digencet jika mendapati jenis Arthopoda itu. Karena, jika itu dilakukan, dari belakang tubuh serangga mengeluarkan cairan yang bisa menimbulkan rasa gatal.

Lihat video serangan Tomcat di Surabaya di sini.

Homepage: http://nasional.vivanews.com/ 

VIDEO: Rekaman Suara Mengerikan Gempa Jepang Data gelombang seismik gempa dengan kekuatan 9,0 skala Richter diubah jadi gelombang audio


Pada Jumat 11 Maret 2011 pukul 13.46 waktu setempat, gempa 9,0 skala richter mengguncang Jepang. Lindu juga menyebabkan gelombang tsunami setinggi 10 meter menghempas ke daratan.

Negeri Sakura dirundung petaka. Lebih dari 20 ribu orang tewas, belum yang dinyatakan hilang. Tsunami juga menenggelamkan kawasan pesisir. Desa-desa terendam, terlupakan, dan membeku. Gelombang ganas yang menerjang PLTN Fukushima Dai-ichi membuat reaktor luruh dan memicu krisis nuklir.

Setahun berlalu, para ilmuwan punya cara unik untuk memperingati tragedi itu. Mereka mengumpulkan data gelombang seismik gempa tahun lalu dan mengubahnya menjadi gelombang audio.

Hasilnya memungkinkan para ahli dan masyarakat umum untuk "mendengarkan" seperti apa bunyi gempa 9,0 skala Richter bergerak di dalam Bumi, 11 Maret setahun yang lalu.

"Kami berhasil menghidupkan data gempa dengan cara mengkombinasikan data audio seismik dan informasi visual," kata Zhigang Peng dari Georgia Tech.

"Orang-orang bisa mendengar perubahan pitch dan amplitudo sembari melihat frekuensi seismik berubah. Suara yang dihasilkan gempa mirip dengan bunyi yang sudah familiar di telinga kita: guntur, letusan brondong jagung, dan kembang api." Lihat di tautan ini.

Gempa Jepang 2011, nomor empat terbesar sejak tahun 1900, adalah gempa yang terekam paling baik sepanjang masa. Sebab, ribuan seismometer di Jepang mencatat gerakannya. Negara itu juga tak pelit membagikannya ke seluruh dunia. Diharapkan, cara baru melihat dan mendengarkan data membantu para ilmuwan mengerti lebih baik, bagaimana lipatan kerak bumi terjadi.



Homepage: http://dunia.vivanews.com/

VIDEO: Ribuan Laba-laba Bikin Jaring Raksasa Banjir di Wagga Wagga, New South Wales mengakibatkan ribuan laba-laba kehilangan habitat.


Banjir yang menggenangi kawasan Wagga Wagga, New South Wales, Australia membuat ribuan laba-laba kehilangan habitat. Mereka pun mencari tempat tinggal baru dengan merentangkan jaring tebal yang menutupi rumah, padang rumput, dan pepohonan di sekitar Wagga Wagga.

"Turun sedikit saja dari bukit tempat saya tinggal, pepohonan sudah terlihat berselimut jaring. Laba-laba itu muncul begitu saja dari air yang ada dekat jalan," kata Dennis Lane, seorang penduduk.

Mengutip ABC Net, Kamis, 8 Maret 2012, Lane memperkirakan ada ribuan, bahkan jutaan laba-laba yang membuat sarang. Sementara itu, menurut pakar laba-laba Graham Milledge dari Australian Museum, laba-laba itu kemungkinan dari jenis serigala.

"Laba-laba serigala adalah jenis yang umum ada di tanah terbuka, dan mereka memang tinggal di tanah," kata Milledge, sembari menekankan bahwa spesies ini tidak berbahaya bagi manusia. Namun, masih diperlukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan hal itu.

Lihat videonya di tautan ini.



Homepage: http://dunia.vivanews.com/

Mobil Esemka Kembali Ke Solo, Diarak Ribuan Warga