Bahaya Mendengarkan Musik


Generasi muda penggemar musik dewasa ini sering disebut "generasi MP3". Teknologi musik kompresi digital serta perkembangan piranti musik jinjing kini memungkinkan penggemar musik medengarkan lagu-lagu favoritnya dimana aja dan kapan saja. Berkas musik digital yamg berukuran kecil dari telapak tangan.

Adapun musik yang didengarkan menggunakan perangkat yang sering disebut earphones atau headphones. Oleh karea itu ditempat keramaian anak-anak muda akan dengan mudah ditemui mereka sedang mengangguk-anggukkan kepala menikmati dentuman musik dari piranti digital tersebut. Sangat sungguh menyenangkan.

Namun barangkali tak banyak yang mengetahui, bahaya mendengarkan musik terlalu keras dari earphones. Journal of  The American Medical Association melaporkan bahwa dua tahun silam bahwa satu dari lima remaja  atau sekitar 6,5juta orang menderita keilangan pendengaran tertentu. 

Seperti dilaporkan CBS para ahli berharap kampanya tentang bahaya mendengarkan musik terlalu kenceng dapar menurunkan angka gangguan kehilangan pendengaran. 

Lebih lanjut disebutkan, tidak dapat dipastikan apakah mendengarkan musik menggunakan earphones jenis earbuds (yang dimasukkan ke dalam telinga) yang menjadi penyebabnya. Yang jelas, menurut para ahli, remaja sekarang mendengarkan musik dua kali lebih kenceng dan lebih lama dari pendahulunya.

Agar terhindar dari gangguan kehilangan pendengaran atau mengurangi resiko yang tidak diinginkan , beberapa hal berikut perlu diperhatikan.

jangan terlalu lama mendengarkan musik dengan earphones. Lebih baik mendengarkan musik menggunakan perangkat stereo dan loudspeaker.

Hindari memasang musik dengan volume terlalu kenceng. Menggunakan earphones ditempat ramai, misalnya saay menunggu bis di pinggir jalan atau sambil bersepeda di tengah lalu lintas yang macet, cenderung mendorong pengguna mengencangkan volume musik untuk mengimbangi keriuhan suasana sekitar.

0 komentar:

Poskan Komentar